Kamis, 16 November 2023

PAMERAN

PAMERAN “PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA” 

SMAN 1 TANJUNG PALAS

Oleh Andre Maulana

 

Assalamualaikum wr. wb.

Nama saya Andre Maulana dari kelas X-B SMAN 1 Tanjung Palas

Kesan, pesan, dan juga pengamatan saya saat melihat pameran “Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila” (P5) ini memberikan kesan mendalam tentang semangat siswa dalam memahami dan menerapkan nilai-nilai Pancasila. Pesannya mungkin adalah pentingnya membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap nilai-nilai moral dan sosial. Proyek ini tampaknya merangsang refleksi tentang bagaimana pendidikan dapat menjadi wahana untuk membentuk karakter dan kepemimpinan yang diperlukan pada nilai-nilai luhur. Dan saya juga dapat mengetahui apa-apa saja produk yang menjadi pameran, yaitu produk kompos cair/padat dan juga hidroponik. Dan juga harga pasarannya yang ternyata lumayan. Untuk hasil produk-produk yang dipamerkan bisa menjadi daya tarik tersendiri dalam mencari peminat dari produk-produk yang kami tawarkan. Saya sendiri cuma bisa berkunjung kedua kelas saja yaitu kelas (XI-B, X-B) dimana kelas ini adalah kolaborasi dari dua kelas yaitu kelas X dan XI dimana disana saya banyak mempelajari tentang tata cara membuat kompos cair/padat dan juga cara perawatan tanaman hidroponik, dan disana saya juga dapat melihat produk-produk yang sudah siap untuk dipasarkan dengan harga yang relatif normal dan juga pas dipasaran. Disana saya juga dapat melihat aneka ragam flora dan fauna yang ada digaris wallace dan saya juga melihat beraneka ragam kegiatan yang sudah pernah dipelajari dan beberapa dokumentasi tentang kegiatan yang kami sudah lewat seperti saat pembuatan kotak suara. Dan juga saya dapat mempelajari bagaimana cara kita mengurangi sampah yang ada dilingkungan kita, ya itulah yang saya bisa pelajari selama saya berada dikelas X A dan XI B selanjutnya saya berkunjung ke kelas XI-F, X-F disana saya kurang bisa melihat dengan jelas apa yang dipamerkan soalnya disana saat saya berkunjung sangatlah ramai disana tangan saya yang sedang cedera terbentur dengan orang-orang yang ramai jadinya saya tidak lagi berkunjung ke stand lainnya, tapi yang pasti mereka memamerkan tentang produk-produk yang mereka buat seperti hidroponik dan juga kompos padat/cair. Sekian dari saya wassallamualaikum Wr. Wb.

Tanjung Palas, 16 November 2023

Senin, 18 Mei 2020

VLOG SISWA PROAKTIF DI ERA COVID-19 (Pembelajaran Daring Berbasis WhatsApp Group PPKn)


Oleh: Meidawati, S.Pd

SMA Negeri 1 Tanjung Palas Kalimantan Utara

hattameidawati@gmail.com

 

Pandemi COVID-19 berimbas pada semua aktifitas masyarakat dunia, tak terkecuali Indonesia.  Guna memutus mata rantai penyebaran virus, pemerintah mengambil langkah cepat penanganannya, termasuk dalam dunia pendidikan yakni belajar dialihkan di rumah masing-masing. Metode Belajar Dari Rumah (BDR) dilaksanakan sesuai dengan kondisi dan kemampuan peserta didik. Metode daring, luring atau menggabungkan keduannya. Guru disuguhkan beragam model pembelajaran daring. Sekolah kami dalam prakteknya tidak menggunakan platform yang sama. Ada yang menggunakan aplikasi google classroom, google form, blog, whatsapp, quizziz, zoom, webex, youtube.

Pembelajaran daring  dalam prakteknya menemui beberapa kendala, mulai dari daya beli paket data, jaringan kurang bagus, atau bahkan sama sekali tidak ada jaringan. Rendahnya partisipasi siswa dalam pembelajaran daring pun juga menjadi salahsatu kendala. Namun demikian strategi pembelajaran daring yang efektif sedapat mungkin bisa dilaksanakan artinya siswa merasa nyaman dalam belajar. Mengapa merasa nyaman? Penugasan yang kita berikan tidak membebani siswa, tidak boros kuota, pemaparan materi tidak membosankan, dan yang utama adalah pembelajaran dapat memberikan pengalaman yang bermanfaat bagi dirinya maupun orang lain misalnya keluarga.

Tujuan Pembelajaran

Pada pembelajaran PPKn, tujuan pembelajaran diarahkan agar siswa  mampu menunjukan adanya perkembangan sikap yang baik. Rencana Pembelajaran yang berjudul Vlog Siswa Proaktif Di Era COVID-19 merupakan pembelajaran yang ditujukan agar siswa mampu menunjukan praktik baiknya di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Siswa diharapkan mampu mengembangkan sikap kepeduliannya terhadap lingkungan yakni dimulai dari keluarganya sendiri. Kepeduliannya untuk membantu orang tua seyogyanya dapat dipupuk saat ini, yaitu saat dimana siswa lebih banyak kesempatan bersama keluarga. Jika hal ini dilakukan secara terus menerus, diharapkan akan menjadi sebuah pembiasaan. Siswa juga diharapkan mampu menunjukan sikap proaktifnya yakni dengan kemampuannya mengambil hikmah dibalik Covid-19, khususnya dalam hal Belajar Dari Rumah (BDR) 

Model Pembelajaran

Pembelajaran PPKn dengan materi esensi “Memperkukuh  Persatuan dan Kesatuan Bangsa dalam NKRI” menerapkan Pendekatan Saintifik, dengan Metode Penugasan dan Model Daring Berbasis WhatsApp Group PPKn. Model ini  dirasakan lebih efektif, sebab siswa sudah sangat familiar dengan penggunaannya. Satu kali pertemuan daring untuk penyampaian materi dan tiga kali pertemuan daring untuk menyelesaikan penugasan.

Selanjutnya Komunikasi antara guru dan siswa dengan mengunakan Media pembelajaran WhatsApp Group PPKn. Guru menyiapkan alat berupa laptop dan android. Adapun Bahan Pembelajaran berupa Video You Tube Pembelajaran. Sementara Sumber belajar dapat diperoleh dari internet dan Video You Tube Pembelajaran yang dibagikan oleh guru.

Langkah-Langkah Pembelajaran

Adapun Langkah langkah pembelajarannya adalah sebagai berikut:

A.     Menyampaikan Materi

Guru menyampaikan materi melalui pesan WhatsApp group PPKn (dalam bentuk Video You Tube pembelajaran). Sebelum diterapkan kebijakan nasional Belajar Dari rumah (BDR), WhatsApp group PPKn sudah dibuat untuk setiap kelasnya, sehingga  sampai dengan saat ini dapat digunakan untuk pembelajaran daring, misalnya untuk menyampaikan materi dan diskusi. Ini sangat efektif karena siswa langsung memberikan  respon dibandingkan jika menggunakan media yang lain misalnya melalui Blog. Penyampaian materi dilaksanakan secara tidak langsung yakni guru membagikan video pembelajaran  terkait dengan materi melalui pesan WhatsApp group PPKn (dalam bentuk Video You Tube pembelajaran).

B.      Mengamati Materi

Siswa mengamati materi  melalui Video You Tube pembelajaran yang telah dibagikan oleh guru melalui pesan WhatsApp group PPKn. Siswa diberi kesempatan bertanya kapan saja, tidak terpaku saat pembelajaran daring berlangsung. Hal ini untuk memudahkan bagi siswa yang terkendala dengan masalah jaringan atau kuota habis karena belum mampu beli.

C.      Praktik Baik Siswa

Setelah mengamati materi tentang “Memperkukuh Persatuan dan Kesatuan Bangsa dalam NKRI” siswa diharapkan menunjukan praktik baik (membantu orang tua, mengambil hikmah Covid-19). Siswa berlatih untuk membiasakan sikap peduli terhadap keluarga misalnya membantu orang tua dan sikap mampu mengambil hikmah covid-19. Hal ini ditujukan agar siswa memperoleh hasil belajar yang dapat dirasakan langsung oleh orang lain maupun dirinya sendiri. Siswa mampu menerapkan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari dan menyadari bahwa untuk memperkukuh persatuan dan kesatuan bangsa bisa dimulai dari keluarga.

D.     Mendokumentasikan Praktik Baik

Selanjutnya siswa mendokumentasikan praktik baik dalam bentuk Vlog (Video Blog), durasi: tidak lebih dari 20 detik), yaitu:

a.   Vlog tentang “aktifitas membantu orang tua”

b.   Vlog tentang “Hikmah Dibalik Covid-19

Mengapa menggunakan Vlog? Vlog adalah Video Blog atau video pribadi. ngeVlog dikalangan remaja sangat familiar sekali sehingga membuatnya pun mudah selain karena durasinya yang pendek dan menyenangkan bagi siswa karena sebagian remaja memiliki hoby ngeVlog. Pada tahap ini siswa diberi kesempatan waktu tiga minggu untuk mendokumentasikan praktik baiknya.

E.      Membagikan Vlog (Video Blog)

Praktik baik siswa yang didokumentasikan dalam bentuk Vlog (Video Blog), selanjutnya dilaporkan melalui pesan  WhatsApp Group PPKn, yakni siswa membagikan Vlog (Video Blog) melalui WhatsApp Group PPKn.

F.       Mendokumentasikan Vlog (Video Blog)

Guru mendokumentasikan Vlog (Video Blog) siswa dalam bentuk  You Tube yang selanjutnya dibagikan melalui WhatsApp Group PPKn untuk saling menyemangati.

 

Penilaian

Selanjutnya penilaian dalam pembelajaran ini bersifat kualitatif yakni dengan melihat praktik baik siswa  yang dibuktikan dengan dokumentasi berbentuk vlog (video blog), yakni Vlog tentang aktifitas membantu orang tua dan Vlog tentang “Hikmah Dibalik Covid-19. Siswa akan memperoleh nilai AMAT BAIK saat mampu mengumpulkan tugas tepat waktu dan memperoleh nilai BAIK bagi yang tidak tepat waktu. Sementara siswa yang tidak mengumpulkan tugas namun mengikuti atau penyampaian materi akan memperoleh nilai CUKUP.

 

Hasil Pembelajaran Daring

Pembelajaran  Daring Berbasis WhatsApp Group PPKn yang dilaksanakan dalam waktu empat kali pertemuan daring, hampir 73% siswa mampu menunjukan praktik baiknya  yang didokumentasikan melalui Vlog tentang” aktifitas membantu orang tua” dan Vlog tentang “Hikmah Dibalik Covid-19” dengan predikat BAIK.

Berikut adalah link salah satu vlog tentang aktifitas membantu orang tua dan Vlog tentang “Hikmah Dibalik Covid-19” yang dibuat oleh siswa:

https://drive.google.com/file/d/1pLxUqQm_n4sXvijN20K4wDekF5lZNiTY/view?usp=sharing

https://drive.google.com/file/d/1wQyFqOmHdWfwPimOY8aV1hBaF8B7n4fD/view?usp=sharing

Sementara kumpulan Vlog tentang “Hikmah Dibalik Covid-19” didokumentasikan melalui youtube berikut ini: https://youtu.be/Vrcd0S9oyds  adapun kumpulan Vlog tentang aktifitas membantu orang tua” didokumentasikan melalui youtube berikut ini: https://youtu.be/ffPzvrX71aw

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

           

SUNSET EKSOTIK DI TEPIAN KAYAN TANJUNG SELOR

Lokasi , atraksi utama, dan keunikan utama yang dimiliki