Resume
Pertemuan kedua
Oleh : Meidawati
Hari
ini Jum'at tanggal 14 Pebruari Tahun 2020, seharusnya aku segera pulang,
setelah pembelajaran selesai di sekolah, namun karena rasa penasaranku untuk
menulis dan berbagi cerita, akhirnya kubertahan di meja kantorku. Cerita yang
kubagikan ini hasil belajarku bersama orang-orang hebat di program
belajar menulis 20 hari, pertemuan kedua.
Kuperkenalkan
narasumbernya ya, beliau Dedi Dwitagama, menjadi guru sejak tahun 1988,
instagramnya @dwitagama, beliau mengajar Matematika di SMK Negeri 50 jakarta.
Kenalan lebih jauh ya silahkan klik di http://trainerkita.wordpress.com
Beliau
juga berkenan menyampaikan CVnya, yuk kita kunjungi di http://dedidwitagama.wordpress.com/about
Pengalaman
beliau yang segudang membuat aku iri, kapan ya aku bisa seperti beliau. Sebagian
yang disampaikan beliau adalah, beliau sudah menulis beberapa judul buku,
diantaranya: buku paket Matematika SMK Teknik, Penelitian Tindakan Kelas,
Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba, pernah mengasuh Rubrik Konsultasi Narkoba
dan Artikel-Artikel lepas di majalah PGRI DKI Jakarta, aku orang yang pernah
baca buku beliau tentang PTK, dan Alhamdullillah berkat buku beliau, saat ini
aku sedang menunggu proses terbitnya SK IVb.
Bagaimana
kesibukan beliau ya, langsung saja klik di https://www.google.co.id/search?q=dedi+dwitagama&safe=strict&prmd=vin&sxsrf=ACYBGNSp1VXUgbcDhoq45n2P5GKpOnq_DQ:1581596038020&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=2ahUKEwiew5iwwM7nAhVbwzgGHYSQAhIQ_AUoAnoECAsQAg&biw=360&bih=560&dpr=2
Tambah
semakin kecil saja aku ini melihat kesuksesan beliau, tak ada setitikpun
dihadapan beliau, meski orang bilang aku ini pernah menjadi finalis guru
berprestasi SMA Kalimantan Utara, ah itu dulu tahun 2019, aku harus
melupakannya, aku masih harus banyak belajar meski sudah berumur senja.
Tulisanku
yang berjudul "Kiat Mengkilat Sukses Menjadi Bloger" terinspirasi
dari pengalaman beliau menjadi bloger sukses, yang ternyata memiliki
prinsip-prinsip atau kiat-kiat yang super power, dan wajib aku jadikan referensi
untuk raih kesuksesan, khususnya di dunia bloger.
Ada
beberapa strategi dalam mengelola blog yang bisa bertahan hingga 14
tahun, beliau mengelola blog di blogspot sejak 2005, boleh lho berkunjung di
blog beliau,
klik
saja di http://dwitagama.blogspot.com
Berikut
strategi yang beliau terapkan
- Mencintai dunia blog, meski latar belakang kita beragam bidang
Hasilnya
fantastis:
- kita bisa menemukan keasikan dan banyak kebahagiaan dari ngeblog, dapat tiket keliling Indonesia dan bebrapa negara di dunia, lihat pengalaman beliau di http://trainerkita.wordpress.com
- Beliau mampu mengelola 12 blog, salah satunya yg terakhir di buat yakni di http://kompasiana.com/dwitagama sejak 2009
- Bisa mencurahkan apa yg tidak bisa dilakukan di kelas, di sekolah karena berbagai hal, di blog bebas sekali, karena media itu milik pribadi yang bisa dibaca dan dikomen orang sedunia
- Blog bisa jadi shelter draft buku sebelum diterbitkan, caranya menulis sebanyak mungkin di blog, kita akan bisa melihat bahwa topik tulisan kita punya benang merah satu atau beberapa, bisa disebut fokus blog kita.
- Motivasi diri kita dengan "menulis tidak ada kata terlambat"
Never
to late untuk menulis, meskipun kita sudah berumur, tetap dilanjutkan, kita
bisa mengikuti undangan motivator hebat secara gratis, di program belajar
menulis 20 hari bersama omjay (Wijaya Kusumah)
- Daftar untuk mengelola Blog
Blog
berbayar atau free itu selera masing-masing ada plus minusnya, kalo ada yg
gratis kenapa harus bayar? ini salah satu blogger, seorang doktor ahli IT dari
ITB: Budi Rahardjo, PhD, silahkan klik di http://rahard.wordpress.com
Menggunakan
blog gratis tidak berpengaruh terhadap tulisan, bisa persis sama sebuah tulisan
yg di publish di blog berbayar atau gratisan
Mudah
atau tidak dalam mengelola blog itu cuma karena pembiasaan, sekarang
mengelola blog bisa dilakukan dengan HP, silahkan download aplikasi WORDPRESS,
mulailah membuat blog dan menulis di http://kompasiana.com
juga bisa.
Bagi
fotografer bisa mendokumentasikan di aplikasi tersebut. Silahkan boleh
dikunjungi bloger beliau, di http://fotodedi.wordpress.com
Untuk
menambah wawasan menulis, boleh search di google WAJAH-WAJAH KARDUS, Karya
Omjay (Wijaya Kusumah), bloger sukses asli Indonesia.
- Menulis hal yang produktif
Menulislah
yang bisa dilakukan, jangan buang energi dengan menulis hal-hal yang menghina
pemerintah atau membicarakan hal-hal berbau makar, terorisme, SARA, dan
SARU. Tidak mau kan menjadi orang pertama dalam kasus dipenjarakan karena
terkena UU ITE sebab tulisan Blogger yg menghina pemerintah atau bernuansa
makar dll, kalo saya sih, no no no no.....
- Aktif menulis di Blog
Usahakan
isi blog kita sesering mungkin dengan materi yg kita suka, amati statistik blog
kita, boleh tulis tentang apa yang pembaca blog kita sukai atau membuat topik
baru dengan tak peduli apakah ada yg membaca blog kita atau tidak, pada
akhirnya tulisan kita bakal ditemui orang lain dan pertanda bahwa kita pernah
ada lewat jejak tulisan diblog.
Jangan
lupa kunjungi channel di http://youtube.com/dwitagama
chanel yang berisi 1.700 video. Supaya tertular virus sukses.
Ada
tip supaya blog dan youtube kita banyak pengunjungnya:
- gunakan kata-kata yang kebanyakan orang mencari di google, tentu dengan menyesuaikan kontentnya.
- setting blog kita bisa dihubungkan dengan facebook dan twitter agar stiap kita posting akan langsung tayang di sosmed kita, yuk kita berkunjungi di http://facebook.com/dwitagama
- hindari antara kontent dengan judul yang tidak nyambung, kalau tidak mau orang kapok untuk datang lagi.
Demikian
sobat, hasil belajarku di program belajar 20 hari (pertemuan kedua)
Kamis,
13 Pebruari 2020
Asyik yuk kita belajar menulis di wa group Kelas Kerjasama, Berminatkah?
BalasHapusoleh:
Lukman Hakim
(Kepala P3G Jawa Timur)
Pendampingan (pelatihan) yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Profesi Guru (P3G Jawa Timur dibuat dengan berbagai variasi model kelas. Hal ini untuk menampung seluruh aspirasi dari teman-teman semua. Kelas berbeda punya tujuan dan maksud yan berbeda. Berikut ini kelas pendampingan atau pelatihan yang dimiliki P3G Jawa Timur.
Kelas Reguler. Kelas reguler adalah yang dibuat dan dibuka oleh P3G Jawa Timur untuk mewadahi individu teman-teman yang tidak punya akses kebijakan ke komunitas, baik komunitas MGMP, KKG, MKKS, K3S, atau komunitas guru lainnya. Kelas reguler dibuka sesuai dengan program yang dimiliki oleh P3G Jawa Timur. Semua guru pada semua jenjang diperbolehkan mengikuti kelas reguler tanpa membedakan jenjang SD, SMP, SMA, maupun SMK. Kelas reguler dilakukan secara daring murni 100%. Jumlah peserta kelas reguler tidak dibatasi jumlah.
Kelas Kerjasama. Kelas kerjasama didesain untuk memfasilitasi teman-teman komunitas (MGMP, KKG, MKKS, K3S) untuk mengkoordinir program kerja komunitas. Kelas kerjasama bukan kelas yang dibuka untuk beberapa guru yang berkumpul membentuk kelompok, tetapi komunitas resmi yang dimiliki guru. Hal ini agar kegiatan MGMP menjadi ramai dan mampu memberdayakan guru. Idealnya jumlah peserta kelas kerjasama adalah 25 orang, tetapi biasanya seluruh anggota komunitas diwajibkan ikut. Metode pelatihanannya bisa daring murni, perpaduan daring-luring, atau luring.
Kelas Eksklusif. Kelas ekslusif diselenggarakan oleh P3G Jawa Timur atau komunitas dengan segala kelebihannya. Program eksklusif didesain dengan aturan yang sangat ketat agar program yang dilaksanakan berhasil, misal Kelas #PTKjadiBUKU, maka semua peserta kelas eksklusif wajib menerbitkan buku, jika tidak mampu menerbitkan maka dianggap guru. Kelas #nulisPTKbareng, peserta harus mengerjakan tugas secara berkala dan menyimak materi tanpa absen. Kelas ini kelas VIP yang diperuntukkan untuk guru yang benar-benar berminat dan tidak hanya untuk memperoleh sertifikat belaka.
Semua pelatihan, baik kelas reguler, kelas kerjasama, dan kela eksklusif, semua gratis, kecuali kelas luring yang diadakan komunitas. Jika metode luring, maka seluruh biaya ditanggung oleh komunitas. Semoga penjelasan ini bisa memahamkan teman-teman sehingga pemberdayaan guru berjalan dengan baik. P3G Jawa Timur berkomitmen untuk selalu mengadakan pelatihan (pendampingan) untuk guru. Oleh guru, untuk guru, dan dari guru. Daftar-Ketemu-Diskusi-Berkarya-Bubar!
cc: Yulikenzie Chan
\LH
Pingin coba yg Kelas eksklusif,daring... prosesnya....bgm..... terimakasih...
BalasHapus