Oleh: Meidawati
Resume Pertemuan ketiga
Narasumber: Wijaya Kusumah
Seraya menunggu jam masuk kelas, kumanfaatkan waktuku untuk menulis hasil belajarku dengan Omjay pertemuan ke tiga di WA Group Program Belajar Menulis 20 Hari. Beliau memaparkan secara interaktif dengan tema "Menulis adalah Sebuah Kebutuhan". Berikut interaktif kami dengan Omjay.
Resume Pertemuan ketiga
Narasumber: Wijaya Kusumah
Seraya menunggu jam masuk kelas, kumanfaatkan waktuku untuk menulis hasil belajarku dengan Omjay pertemuan ke tiga di WA Group Program Belajar Menulis 20 Hari. Beliau memaparkan secara interaktif dengan tema "Menulis adalah Sebuah Kebutuhan". Berikut interaktif kami dengan Omjay.
Definisi tentang menulis sangat variatif, terbukti ketika ditanya "mengapa kita harus menulis setiap hari?, jawabannyapun sangat variatif sekali, beberapa testimoni tentang menulis, dapat kita simak pernyataan berikut ini.
- melatih otak, karena semakin diasah kemampuan kita akan semakin bagus
- menulis merupakan kebutuhan bukan beban
- menulis bisa untuk mencurahkan isi hati
- sesuatu menjadi biasa karena dilakukan sebagai sebuah kebiasaan, begitu juga dengan menulis
- menulis bisa meninggalkan jejak untuk anak cucu
- pembiasaan menulis maka menulis menjadi suatu kebutuhan dan kesenangan
- menulis merupakan tempat berbagi
- menulis bisa meningkatkan kemampuan mengingat
- menulis sebuah ungkapan yg tulus..
dapat menginspirasi banyak org (pembaca) - menulis adalah naluri
- menulis adalah penjiwaan yang sèmua orang miliki,
- menulis itu menorehkan jejak sejarah
- menulis menjadi dasarku adalah amal jariyah
setetes tinta akan bisa menggetarkan dunia - dengan menulis akan membuat perubahan yang tidak terduga
dengan tulisan yang kita tuangkan, orang akan paham bagaimana karakter kita
menulis bs mencegah rematik karena jarinya terus bergerak - dengan menulis setiap kita bisa jadi sehat, karena otak kita selalau diasah
- menulis buat awet muda karna bisa menuangkan unek -unek dalam hati
- menulis untuk meluapkan perasaan yang sedang dirasakan
- dengan menulis beban berat akan berkurang karena tercurahkan ke dalam tulisan.
- dengan menulis, kita di tuntut rajin membaca
- menulis bisa juga sebagai curhat pribadi yang sewaktu-waktu bisa kita baca ulang, misalnya dalam menulis diary.
- mengasah kemampuan dalam memunculkan ide
- karena menulis adalah sebuah kebutuhan, sama halnya dengan makan dan minum, bila kita tak makan dan minum maka manusia akan mati, apakah mungkin maksudnya mati itu berhenti, tidak produktif, tidak ada karya, atau merasa ada sesuatu yang hilang.
Pernyataan lain yang tak kalah
lengkapnya tentang menulis yakni,
pernyataan bahwa ada 5 hukum menulis
yaitu Wajib, Haram, Sunnah, Makruh, dan Mubah. Mengapa harus menulis ? tergantung
posisi hukum mana yg diambil, bagi pendidik, menulis tentu cenderung wajib, bagi
yang ingin terus lebih baik, menulis itu sunnah, bukan menulisnya yang jadi
fokus menulis, tapi mengajak berbagai kebaikan seperti yang dilakukan
Rasulullah, itulah letak sunnahnya, hokum haram kapan ?kalau menulis yg terlarang.
Makruh dimana ? Saat menulis yang sia-sia, mubah nya bagaimana? asal hukum
suatu perbuatan adalah mubah, kecuali yg dilarang
Mengapa harus menulis setiap hari?
Karya Hati Nurahayu juga menghiasi materi belajar kami. Beliau mengungkapkan dalam bentuk puisi yang indah nan memukau dengjudul “MENULIS SETIAP HARI”
Karya Hati Nurahayu juga menghiasi materi belajar kami. Beliau mengungkapkan dalam bentuk puisi yang indah nan memukau dengjudul “MENULIS SETIAP HARI”
Kita sapa yuk puisinya
MENULIS SETIAP HARI
Karya: Hati Nurahayu
M ata memandang alam
E nergi jemariku mulai gerakkan
N antikan kata yang terbentuk
U ntuk kurangkai menjadi bermakna
L isan ku mulai bacakan
I si puisi yang sudah kubuat
S uaraku bacakan puisi bertemankan musik istimewa
S emua sudah kususun walau sederhana
E nergiku berbuah karya
T entunya hasil pemikiranku
I sinya mengandung makna tersirat
A ku bahagia telah tuangkan
P ada secarik kertas yang ada
H arapku ....
A pa pun yang ku tulis
R asanya tak dapat kuungkap
I npirasi dari alam membuat ku berkarya
Bandung, 14 Februari 2020
Karya: Hati Nurahayu
M ata memandang alam
E nergi jemariku mulai gerakkan
N antikan kata yang terbentuk
U ntuk kurangkai menjadi bermakna
L isan ku mulai bacakan
I si puisi yang sudah kubuat
S uaraku bacakan puisi bertemankan musik istimewa
S emua sudah kususun walau sederhana
E nergiku berbuah karya
T entunya hasil pemikiranku
I sinya mengandung makna tersirat
A ku bahagia telah tuangkan
P ada secarik kertas yang ada
H arapku ....
A pa pun yang ku tulis
R asanya tak dapat kuungkap
I npirasi dari alam membuat ku berkarya
Bandung, 14 Februari 2020
Hampir seratus persen manusia menulis kecuali mereka yang belum
belajar membaca dan menulis, setiap manusia hidup pasti menulis setiap hari, ada sebagian
mereka lebih ke kerja daripada menulis, mereka melakukan hal yang fakta.
Menulis
adalah ibadah kareana akan memberi manfaat untuk orang banyak, menuangkan tulisanya saat bekerja telah selesai
Apakah ada diantara kita
yang tidak menulis setiap hari? setiap hari manusia menulis walau hanya satu
kata. Menulis itu tidak harus melulu online, banyak aktivitas menulis yang tidak
dilakukan secara online. Hal itu kita lakukan terus setiap hari. Banyak yg
salah persepsi tentang menulis
Menulis dengan santai
yang penting dapat karya nyata, menulis merupakan hal yang istimewa dan
menegangkan, karena belum terbiasa
menulis, maka segeralah untuk memulai dengan rasa semangat.
Setiap hari ketika
manusia bangun tidur, dia sudah menulis, yang diangankan itulah yang dinamakan
menulis? menuliskan pengeluaran dan pemasukan, termasuk juga lho.
Dengan
menulis bisa menuangkan isi hati dan memunculkan ide-ide dalam membuat sebuah
karya berupa tulisan.
Dimana kita akan memulai
untuk menulis?
Kadang kita sebagai manusia tidak luput dari salah, akan tetapi terkadang orang lain tidak bisa menerima kesalahan kita, maka bila kita terluka bisa dituangkan dalam sebuah tulisan mengalir menjadi sebuah cerita.
Kadang kita sebagai manusia tidak luput dari salah, akan tetapi terkadang orang lain tidak bisa menerima kesalahan kita, maka bila kita terluka bisa dituangkan dalam sebuah tulisan mengalir menjadi sebuah cerita.
Dalam membuat cerita kita
bisa berimajinasi tentang tokoh yang diinginkan, ending cerita mengikuti bagaimana scenario kita, endingnya
berpisah, membuat kecewa atau yang aktor utamanya meninggal, itu kalau di film,
atau ending yang bahagia.
Dari menulis kita banyak
melahirkan kata kata. Kemudian bersambung menjadi kalimat yang bermakna.
Menulis naskah terkadang bisa bermula dari rasa kebingungan, ada sebuah
masalah, sehingga tertantang untuk menemukan solusinya, selanjutnya ditulis,
jadilah sebuah karya.
Menulislah setiap hari,
seperti yang dilakukan oleh Omjay, selama setahun beliau menulis setiap hari
dan akhirnya jadilah buku best seller (‘Menulislah Setiap Hari dan Buktikan Apa
yang Terjadi”), buku yang banyak dibeli dan dicari orang lain saat itu. Sebuah
buku dari hasil menulis setiap hari.
Tetapkan focus dalam
menulis, agar tulisan kita terarah akan menulis tentang apa, apakah ke puisi,
cerpen , penelitian atau pengalaman, jadi jelas arahnya, fiksi atau non fiksi, jadi
langsung praktek ke arah mana atau bisa hasilkan produk penulis yakni buku.
Seringkali kita
menyamakan diri kita sama dengan orang lain. Padahal setiap kita adalah makhluk
yg berbeda. Bahkan manusia kembar sekalipun dia berbeda. Begitu juga dengan
menulis. Akan banyak jenis dan gaya menulis setiap orang, menulis membuat lega,
walau kadang bahasanya “lebay” bagi sebagian orang, hiraukan saja.
Tidak ada salahnya, kita
membaca karya yang sudah terbit atau best seller, bagaimana cara menulis untuk
menjadi buku dengan beragam jenis tulisan, kita bisa menemukan beragam cara
menulis, kita akan semakin bisa, intinya
banyak membaca, Misalnya kalau akan membuat puisi, bacalah buku puisi orang, akan membuat cerpen,
bacalah buku cerpen orang, akan membuat novel, bacalah novel yg sudah terbit, apalagi
tentang penelitian, akan jelas arahnya. Kita tetap akan menemukan gaya bahasa
kita sendiri.
Menulis pada hakekatnya
bercerita. Ada yang cerita pendek dan panjang. Tapi bisa juga jadi berita. Biasanya
dengan menulis kita dapat menemukan solusi dari permasalahan yang dituliskan,
dan membuat kita bisa bijaksana, karena menulis juga proses belajar dan
memahami diri kita bagaimana menyikapi hidup.
Coba kita cermati cerita
berikut ini!
"RENUNGAN
UNTUK KITA BERSAMA"
Alkisah seekor
rusa betina sedang sarat bunting.
Ketika hampir
detik-detik kelahirannya, rusa ini pergi ke suatu tempat yang jauh di pinggir
hutan yang berdekatan dengan sungai.
Tiba-tiba sesuatu
yang tidak ia bayangkan terjadi !
Terdengar suara
gemuruh dari langit dan tiba-tiba tampak kilat yang menyambar kepermukaan bumi.
Hutan kering ini terbakar dahsyat karena percikan api dari petir tersebut.
Ketika rusa ini
menoleh ke kiri, tampak seorang pemburu telah siap melesatkan anak panah ke
arahnya.
Saat
menoleh ke kanan, ia pun terkejut melihat seekor singa lapar yang siap
menerkamnya.
Maka
tiada pilihan bagi rusa ini selain :
1.
Mati dimangsa singa.
2.
Mati terkena panah.
3.
Mati terbakar.
4.
Atau mati tenggelam karena melompat ke sungai.
Yg
jelas ...
Bahaya
mengancam dari berbagai penjuru dan tidak ada lagi kesempatan untuk berlari.
Lalu
apa yang harus ia lakukan?
Bersedih
dan merintih?
Menangis
dan menjerit?
Atau
ia harus berlari sementara kondisinya begitu lemah?
Atau
menyerah pada keadaan?
Rusa
pun pasrah. Dia hanya fokus untuk melahirkan bayinya.
Lalu
apa yang terjadi?
Kilat-kilat
yang menyambar mengganggu pandangan si pemburu. Akhirnya panah yang dilesatkan
pun meleset dan mengenai si singa lapar. Singa malang itu mati seketika.
Tiba-tiba
hujan datang begitu deras dan memadamkan kebakaran di hutan tersebut.
Pemburu
lari mencari tempat berteduh dan tidak fokus lg kepada rusa tersebut.
Rusa
pun melahirkan dengan selamat !
Sahabatku....
Segala
kesulitan menyerbumu dari segala arah. Masalah datang bertubi-tubi seakan tak
memberimu kesempatan untuk bernafas lega.
Masalah
di tempat bekerja,
masalah
di dalam rumah,
masalah
di jalan,
masalah
dengan anak-anak kita semuanya datang bersamaan.
Seakan
kamu tidak bisa lagi berbuat apa-apa..
Lalu
apa yang harus dilakukan?
Jadilah
seperti Rusa. Biarkan semuanya berjalan apa adanya.
Lakukan
sesuatu yang mampu kau lakukan !
Selebihnya
serahkan kpada ALLAH
Karena
Allah lah yang mengatur jalan kehidupanmu..
Saudaraku...
Sungguh
TUHAN menyayangi hamba-NYA melebihi
kasih sayang ibu pada anak2nya.
DIA
lah yang akan menyelesaikan semua masalahmu dan menyembuhkan luka-lukamu.
Jangan
berkata,
"
ya Tuhan,aku memiliki masalah yang besar…"
Tapi
katakanlah,
"Hei
masalah, aku memiliki ALLAH Yang Maha Besar!"
Allahu Akbar...✊
Cerita diatas termasuk jenis
cerita deskripsi atau narasi?, untuk tahu jawabannya kita kunjungi, link
berikut:
Sebuah cerita mempunyai
kekuatan yang dahsyat. Cerita dapat berupa tulisan, pembicaraan, gambar, video
dan simbol. Tetapi tentunya diharapkan berisi dengan hal yang positif.
Storytelling
memiliki kekuatan dahsyat untuk marketing.
1.
Buat story yang bikin orang penasaran
2.
Buat sesuatu yang bikin orang menjual brand kita lewat story mereka
Diakhir diskusi Omjay
menyampaikan kesimpulan bahwa menulis adalah sebuah kebutuhan, karena menulis adalah sebuah kebutuhan, maka dia
harus dilakukan setiap saat, setiap detik, dan setiap hari kita lakukan dengan
cara sadar maupun tidak sadar. Baik menulis di dalam hati maupun menulis secara
lisan.
Tentu defenisi menulis
akan banyak terjadi seperti apa yang telah dituliskan teman-teman semuanya.
Inti dari semua itu, pada hakekatnya ada dua yaitu menulis secara narasi dan
menulis secara deskripsi. Oleh karenanya saya menyarankan bapak dan ibu semua,
belajar storytelling. Belajar bercerita, belajar mendongeng, karena sebuah
kisah akan lebih menarik ketika dia digambarkan atau dideskripsikan seperti apa
yang dituliskan pak @Yoyon Supriyono .
Demikian resume pertemuan
ke tiga bersama Omjay di program belajar menulis 20 hari.
Resumer :Meidawati
Mantap. Semoga bermanfaat. Ternyata menulis itu harus dipaksakan.
BalasHapus