Selasa, 07 April 2020

CERITA SISWA DAN GURU MENATAP PEMBELAJARAN DARING

Oleh: Meidawati

 

Terasa lama mata menatap layar putih, andai mata bisa bicara dia akan mengatakan “aku lelah harus memandangmu hai layar, tidakkah bisa kau akhiri peristiwa ini”, cetus si mata dalam pembelajaran daring, guru menyahut, “nanti dulu, daring ku belum selesai, aku harus menyampaikan laporan kegiatanku ,”siswa pun ikutan menyahut, “iya, hai si mata, aku belum menyelesaikan tugas ku, kamu harus bertahan dulu ya…... tiba-tiba si paket data berteriak, “aku minta makan,” guru pun bertanya, “lho bukannya aku sudah kasih camilan kemarin, sudah habis kah?”, si paket data berkerut dahinya, sambil nada ketus berkata ”kan aku duduk lama menemani mu, aku harus ngemil donk, biar kerjaanmu selesai,” ya udah nanti aku belikan,” jawab guru. Tak ketinggalan siswa pun ikun nimbrung, “oke si paket, entar aku minta uang emak ku, untuk belikan cemilanmu, tapi emak ku di rumah aja gak lagi ke pasar, gimana bisa dapat uang,” gak usah kuatir, nanti emak mu dapat uang dari presiden,“ guru menimpali keluhan siswa. Sembari berfikir guru nasehat, “hai si paket, kalo ngemil didik-dikit saja ya, hemat, kita belum tau kapan si covid pulang,”si paket mengangguk tanda setuju tapi dengan syarat, si paket mengingatkan si mata, “hai si mata, jangan banyak nonton you tube ya, buka wa yang teks saja,”si mata menatap si paket, “iya lah”.

Menjalani tiga kali pertemuan dengan siswa di dunia maya serasa sunyi di gurun malam, interaksi sungguh terbatas dan ada kalanya rumit untuk meraih hati siswa, membaca sikap siswa, belum lagi mengelola kelas daring sambil mendampingi buah hati di rumah, juga menambah daftar cerita belajar di dunia maya, pegang HP harus ngumpet, atau cari akal mengalihkan perhatian, buatkan gambar lalu sibocil yang kasih warna, kalo gak, kena bajak sibocil, alamat deh koneksi ke siswa terputus.  Melaporkan kegiatan pembelajaranpun menjadi menu tambahan dalam administrasi guru dalam pembelajaran daring. Semua dijalani dengan ikhlas, dan selalu berusaha refleksi setelah pertemuan kelas daring. Daftar hadir online hampir 85% dapat diisi oleh siswa, namun masih ada kelas yang siswanya hanya 20% yang mampu menyelesaikan tugasnya.

Pembelajaran daring  yang digunakan yakni  dengan memanfaatkan blog pribadi yang dimiliki oleh siswa dengan menyimpan tugas di blognya masing-masing. Tugas berupa menulis artikel tentang pandemi  corona dengan tenggang waktu 1 minggu atau selesai sebelum pertemuan berikutnya berlangsung, dan hasilnya sangat memuaskan meskipun tidak sampai 90% siswa yang siap menyelesaikan tugasnya.  Namun disisi lain masih ada saja kelas yang hanya 20% siswanya yang menyampaikan tugasnya, ditunggu kok sepi ya, siswa kalem bingit belum menyampaikan tugasnya, akhirnya jurus terakhir dengan berfikir positif, oh mungkin paket data habis, jaringan tidak ada, atau kesulitan ngerjain tugas, tapi kalau kesulitan gak juga tanya, ya sudah lah, semoga badai corona cepat berlalu, memaksakan?, mengancam?, bukan jalan keluar.

Kondisi yang demikian, guru mencoba dengan metode yang menurutnya paling sederhana yakni mengajak siswa untuk mengungkapkan pendapat mereka tentang strategi pemerintah di bidang pendidikan dalam menghadapi pandemi Corona yakni mengenai "belajar di rumah aja", Siswa diminta untuk menceritakan kendala saat belajar di rumah, serta solusi mereka saat menghadapi kendala tersebut. Siswa cukup menuliskan pendapatnya dengan chat ke WA group, ternyata ada peningkatan jumlah siswa yang mampu menyelesaikan tugas dibandingkan  sebelumnya. Terdata 12 siswa dari 18 siswa yang hadir secara online, mampu mengungkapkan pendapatnya ke WA group sementara tugas sebelumnya hanya 4 siswa yang siap menyelesaikan tugas,  dengan batas pengumpulan sampai 1 minggu. Pembelajaran dengan media apa saja tidak masalah yang utama kompetensi dasar tercapai, dalam hal ini yakni siswa mampu menyajikan hasil analisis tentang ancaman terhadap negara dan upaya penyelesaiannya di bidang ipoleksosbudhankam.

Belajar melalui WA group justru lebih efektif, selain siswa sudah sangat familiar menggunakannya, siswa tidak terbebani dengan paket data, jaringan internetpun sangat bersahabat alias gak lemot.  Kemudahan lain dengan menggunakan WA group, siswa tetap bisa membaca ulang chating diskusi dan tugas yang di share  di WA, sehingga siswa yang terkendala dengan masalah jaringan dan paket data yang belum terbeli, masih bisa mengikuti pembelajaran daring, dengan catatan siswa diberi tenggang waktu yang cukup untuk menyelesaikan tugasnya, dan guru tidak jenuh selalu memotivasi siswa sehingga siswa tidak tertimpa sakit malas.

            Guru bisa mengadosi gaya belajar online melaui WA group yang digagas Komunitas  Seluruh Guru Ngeblog (KSGN), terlihat sederhana, namun diskusi bisa berjalan dengan lancar, cetar membahana. Belajar online dengan 20 orang Narasumber Nasional dan Internasional , terlihat sangat bermakna, menginpirasi. Peserta mendapat tugas untuk meresum hasil belajar online, pertemuan daring ditargetkan 30 kali pertemuan, artinya jika peserta belajar online disiplin membuat rangkuman hasil belajar online Selama 30 kali pertemuan maka peserta dimungkinkan dapat menerbitkan 1 buku, fantastis bukan? Dengan WA group ada produk yang dihasilkan. Sementara target belajar online untuk siswa bisa diawali dengan hal yang sederhana, menyampaikan pendapat (opini) tidak harus banyak paragraph, satu paragraf opini yang disampaikan siswa sudah lebih dari cukup, disela-sela opininya guru memberi motivasi untuk siswa

            Guru mendokumentasikan opini siswa yang dirangkum dan ditulis dengan kemasan judul  Cerita Siswa dan Guru Menatap Pembelajaran Daring. Rangkuman berikut  merupakan bagian tugas pembelajaran daring. Siswa diberi kesempatan untuk menyampaikan pendapatnya tentang kendala dalam mengikuti pembelajaran jarak jauh atau belajar di rumah aja, serta solusi menghadapi kendala tersebut. Dengan hati bijak serta menyisipkan motivasi, guru membaca opini siswa.

OPINI SISWA

Saya sulit mengerjakan tugas dari jarak jauh karena tanpa seorang bimbingan guru dalam belajara saya susah memahami,walaupun ada buku dan google saya tetap susah dalam belajar apalagi terlalu banyak tugas yang diberikan bapak ibu guru, dan penyakitnya rebahan terus dikasur, saya mensikapi dengan berdoa, dzikir, tadarus, berbuat baik. Semoga apa yang menjadi hambatan dalam belajar segera dihilangkan, semua penyakit diangkat dari muka bumi ini, dan pada intinya dekatkan diri pada Allah SWT.

Motivasi Guru: ternyata dengan masalah ini siswa lebih bisa menjadi dewasa, religius. Semoga kamu sukses nak, menghadapi ujian ini

Saya merasakan belajar atau kelas online sangatlah tidak efektif karena hanya digunakan untuk memberikan tugas semasa liburan bukan menambah wawasan siswa untuk kedepannya malah membebani siswa karena tugas yang diberikan terlalu banyak dan belum tentu semua siswa dapat mengerjakan tugas tersebut karena masih ada kesibukan lain dirumah. Jika memang diliburkan untuk mencegah rantai penyebaran COVID-19 kenapa anak-anak tidak diberikan pelajaran mengenai COVID-19 tetapi malah diberikan pelajaran yang sangat banyak seperti di sekolah, belum lagi tugas-tugas yang diberikan membuat saya merasa terbebani. saya pikir sekolah online itu menyenangkan ternyata tidak sama sekali, untuk mengatasinya cukup pelajari apa yang saya mengerti dan saya senangi daripada saya harus mempelajari semua mapel sedangkan saya hanya merasakan stress dan tidak mendapatkan apa-apa. Dan terus berdoa serta usaha.

Motivasi Guru: Perjuanganmu dengan beragam tugas semoga menjadikan kamu sukses menghadapi tantangan yang lebih berat di kemudian hari nak

 

Kesulitan yang pertama adalah susahnya saya memahami perintah dari handphone dan tidak bisa dijelaskan oleh guru-guru sehingga saya sangat kesulitan ditambah lagi sulitnya melakukan belajar diberbagai website dan tugas yang diberikan sangat banyak, cara saya mengatasinya cukup mempelajari yang saya pahami dan mengerjakannya dan mengerjakan semampu saja jika saya mengerjakan semuanya saya akan semakin setres dan tertekan oleh tugas dan timbulnya rasa tidak ingin sekolah karena takut banyak tugas yang tertinggal.
Motivasi Guru: Berusahalah  terlebih dahulu, dan tetap optimis suskes mengerjakan tugas

 

Kesulitan yang saya alami adalah pertama koneksi jaringan yang kurang baik, kedua banyak tugas yang susah dimengerti, saya mengatasinya pertama pergi ke tempat yang koneksinya cukup bagus, kedua mengerjakan tugas yang saya pahami
Motivasi Guru:  selalu ingat social distancing  ya nak……untuk memutus mata rantai pandemic corona

 

Kesulitan yang saya temukan adalah disaat saya kurang memahami apa yang dipelajari dari tugas tersebut saya tidak dapat berkomunikasi secara langsung atau berdiskusi secara langsung dengan teman saya seperti yang saya lakukan di sekolah, dan saya juga kurang memahami apa yang dipelajari dari materi yang dibagikan karena lebih sering mendengarkan guru menjelaskan di depan, hal yang dapat saya lakukan untuk mengatasi kesulitan tersebut adalah saya berusaha untuk lebih memahami dan mengerti dari apa yang dipelajari dan isi dari materi-materi yang dibagikan itu, dan saya juga mencari informasi lain di internet agar dapat memahami dengan jelas dan bertanya dengan teman saya melalui  Whatsapp.
Motivasi Guru: Selamat nak…kamu sudah mampu belajar secara mandiri, tetaplah konsisten ya…..

 

Pendapat saya sebenarnya kalau dari segi kesulitan belajar online itu tidak ada, tapi dari segi kualitas belajarnya kurang. Saya menggunakan aplikasi google classroom, dan rasanya kurang efektif, di kelas saja terkadang siswa tidak mengerti, apalagi dengan belajar seperti ini, cara saya mengatasi kesulitan tersebut bertanya dengan teman sekelas jika tidak paham dengan soal-soal yang di berikan oleh guru
Motivasi Guru : Jangan sungkan atau ragu untuk selalu bertanya ya….akan lebih jelas sekiranya bertanya langsung ke guru yang memberikan tugas.

 

Kesulitannya, saat pelajaran yang tidak di pahami seperti matematika karena tidak dijelaskan secara langsung, berharap tugas yang diberikan dapat berupa permainan dalam konteks pendidikan agar mudah dipahami dan kami tidak merasa bosan
Motivasi Guru : Usahamu hingga menemukan jawaban merupakan game yang sangat menantang, semangat ya kamu pasti bisa ….

 

Saya terkendala jaringan yang kurang memadai apalagi siswa yang tempatnya memiliki masalah jaringan yang kurang bagus dan juga kesulitan dalam pembahasan materi contohnya seperti matematika siswa menjadi kurang paham karena tidak adanya penjelasan yang lebih mendalam, dan juga siswa sangat gampang bosan karena tidak adanya variasi dalam belajar. Saya menemukan solusi yakni dengan mencari penjelasan materi melalui youtube, ruang guru dan google chrome. Semoga siswa yang memiliki masalah jaringan di sekitar tempat tinggalnya di berikan waktu untuk mengerjakan soal atau tugas yang diberikan jika jaringannya mulai membaik atau diberikan keringanan untuk menuliskan tugasnya di buku dan di periksa pada saat masuk sekolah.
Motivasi Guru : Percayalah saat kalian belajar secara mandiri hingga menjadi paham, hakikinya kalian telah memperoleh variasi belajar, variasi saat kalian menemukan beragam cara. Semangatlah,  kalian adalah siswa yang akan dikenang sepanjang jaman dan yakinlah guru akan paham dengan kondisi kalian, akan menerima jerih paya belajar kalian

 

Kesulitan untuk belajar secara online karena tidak ada penjelasan secara langsung sehingga siswa sulit buat memahami pelajaran tersebut seperti matematika contohnya jika tidak dijelaskan dengan guru bidang tersebut kami mana bisa memahaminya, cara buat mengatasinya yah mungkin guru tersebut bisa membuat Video penjelasan tentang materi tersebut agar kami dapat memahaminya.
Motivasi Guru : Semoga kalian semua tidak bermasalah dengan jaringan dan paket data ya……tetap semangat


Saya sangat sulit dalam belajar online karena tidak ada penjelasan dari guru, contohnya matematika siswa menjadi tidak paham dalam belajar dan tidak ada penjelasan yang lebih mendalam, cara mengatasi kesulitan dalam belajar saya bertanya kepada teman yang sudah mengerti atau dari google chrome maupun ruang guru

Motivasi Guru : Selamat ya…kalian menjadi siswa tangguh, bekerja keras dengan belajar mandiri

 

Kami para siswa juga akan mengalami kesulitan untuk melakukan konsultasi dengan guru terutama untuk pelajaran yang dianggap membutuhkan penjelasan dan pemahaman yang lebih mendalam, cara kami  mengatasi kesulitan tersebut dengan cara memanfaatkan media dan mancari referensi yang baik dan jelas di internet.
Motivasi Guru : Sukses ya…..semoga kalian menjadi siswa yang tangguh dan kreatif dimasa “belajar di rumah aja”

 

Susah untuk melakukan konsultasi terhadap guru mata pelajaran tersebut, contohnya matematika karena jika kita belajar online kita lebih susah memahami pelajaran tersebut karena tidak diberikan penjelasan atau cara mengerjakan tugas tersebut, cara mengatasi kesulitan tersebut dengan cara bertanya dengan ruang guru, google ataupun ke teman yang mengerti.
Motivasi Guru : Percayalah,  kerja kerasmu suatu saat akan menuai hasilnya.

 

Susahnya jaringan internet dan untuk soal yang dikasih guru sangatlah banyak, untuk berdiskusi sama teman sangatlah  susah secara online ada saja yang masih tidak paham, cara mengatasi kesulitan tersebut  saya bisa mencarinya dari internet.
Motivasi Guru: Jangan sungkan untuk dikusi dengan guru, yakinlah guru akan menerimamu

 

Penjelasan untuk belajar kurang jelas, tugas numpuk, kesulitan untuk mendapat penjelasan, tidak bisa berkumpul dengan teman-teman, cara mengatasi kesulitan tersebut  saya memotivasi diri agar mau belajar, mencari cara belajar yg enak apakah sambil mendengarkan musik atau yang lainnya, jangan pernah berfikir belajar itu membosankan
Motivasi Guru: Bersabarlah untuk tetap di rumah, yakinlah badai corona akan berlalu, kalian akan lebih dewasa, mandiri, menjadi siswa yang handal

 

Tugas yang diberikan sulit untuk dimengerti/dipahami cara mengerjakannya, contohnya seperti pelajaran matematika, cara mengatasi kesulitan tersebut  saya bisa dengan bertanya pada teman dan guru mata pelajaran cara mengerjakannya.
Motivasi Guru: Tetap kerja keras ya……semangat, usahamu akan menuai hasil

Penjelasan yang diterima  kurang dipahami sepenuhnya, tugas yang banyak membuat siswa “keteteran” dalam mengerjakan tugas tersedia, cara mengatasi kesulitan tersebut  saya menggunakan fasilitas yang ada di irumah,  menggunakan internet, searching pelajaran dari internet , dan menciptakan suasana yang tenang pada saat belajar.

Motivasi Guru : Setelah badai corona berlalu, yakinlah kalian akan menemukan diri kalian  tangguh dengan beragam ujian.

Kesulitannya adalah soal yang diberikan susah untuk dipahami dan dimengerti, tugas numpuk, susah untuk berbagi pendapat dengan teman, cara mengatasi kesulitan tersebut dengan cara bertanya pada yang lebih tau atau dengan guru mapel itu sendiri atau mecari jawabannya di internet.

Motivasi Guru : Berjuanglah lebih keras, saat tujuanmu tercapai, kebahagianmu tidak bisa ditukar dengan rupiah, bertahaplah dalam mengerjakan tugas, jangan biarkan menunda…..tetap semangat, hari-harimu pasti menyenangkan

Kesulitannya adalah guru terkadang memberikan soal yang sulit untuk dimengerti, saya juga tidak fokus belajar secara online selama melakukan pembelajaran di internet banyak sekali godaan yang menganggu peroses pembelajaran entah itu menonton film bermain game dan sosial media, cara mengatasi kesulitan tersebut dengan bertanya kepada teman yang lebih memahami soal itu dan  selama dalam pembelajaran berlangsung saya  menonaktifkan semua notifikasi sosmed agar tidak menganggu konsentrasi saya dalam belajar.

Motivasi Guru : Belajar dalam jaringan menguji kalian terhadap seribu godaan, saat kalian mampu melewatinya, hakikinya kalian siswa yang sukses…..

Saya kesulitan saat menggunakan aplikasi seperti google classroom, dan tidak mengerti gimana cara mengerjakanya, cara mengatasi kesulitan tersebut  saya bertanya sama teman sekalas jika tidak paham menjawab soal

Motivasi Guru : Kalian sesungguhnya siswa cerdas, mampu menemukan kesulitan kalian dan mampu menemukan solusinya

Ada siswa yang dapat menerima kegiatan belajarnya secara lancar dan tepat tanpa mengalami kesulitan, disisi lain tidak sedikitpula yang dalam belajarnya mengalami berbagai kesulitan. Kesulitan siswa ditunjukkan dengan adanya hambatan-hambatan tertentu untuk mencapai hasil belajar. Guru mempunyai peran yang penting dalam mengatasi kesulitan siswa dalam belajar. Seorang siswa dikatakan bahwa dia mengalami kesulitan dalam belajar yaitu ketika dia tidak mampu mencapai taraf hasil belajar yang sudah ditemukan oleh guru. Guru hendaknya untuk senantiasa melaksanakan refleksi usai pembelajaran, sehingga kesulitan-kesulitan yang dialami siswa segera ditangani.

            Pembelajaran daring hakikinya membentuk siswa lebih dewasa, lebih mandiri, mampu menghadapi tantangan seberat apapun, mampu menemukan solusi, memecahkan sebuah masalah  yang kelak akan ditemui dunia kerja, siswa akan lebih siap dan tangguh saat tantangan dan hambatan ditemukan dalam hidupnya. Skill akan tumbuh secara alami tanpa paksaan ini hanya ditemukan dipembelajaran jarak jauh, namun demikian bukan berarti pembelajaran jarak jauh tidak memiliki kelemahan, jaringan internet, paket data, penyampaian pesan secara langsung lebih mudah dimengerti dibandingkan melalui tehnologi.

            Belajar di rumah saat pandemi corona menjadi suatu yang wajib, sampai kapan berakhir? Semua berharap secepatnya, guru ditantang untuk lebih tangguh, mampu menemukan metode yang tepat untuk siswa. Belajar di Rumah Aja, untuk memutus mata rantai corona.

 

Tanjung Selor, 08 Maret 2020

1 komentar:

SUNSET EKSOTIK DI TEPIAN KAYAN TANJUNG SELOR

Lokasi , atraksi utama, dan keunikan utama yang dimiliki